Berpikir Positif
Aku belajar satu hal lagi.
Jarang sekali ada manusia
yang mampu untuk berpikir positif.
Cobalah kita pakai contoh,
"sudah beberapa hari yang lalu, di Wasior, Papua
telah terjadi banjir bandang dan tanah longsor
yang menelan korban jiwa
dan membuat banyak jiwa terusak mentalnya."
Tetapi, apa yang kita pikirkan
dengan setiap pergumulan kita?
Pergumulan-pergumulan kita belum terlalu berat
jika dibandingkan dengan bencana alam tersebut.
Cobalah kita lihat dunia luar.
jangan terus berpikir bahwa kita
adalah manusia yang bodoh,
kita tidak punya siapa-siapa,
kita dibenci mereka,
kita tidak akan masuk surga,
kita khawatir akan masa depan, uang, dsb,
serta kita putus asa karena tidak ada yang memerhatikan kita.
Berpikirlah secara sehat.
Kalau kita bisa berpikir positif,
pasti apa yang akan kita lakukan nantinya
akan berdampak baik kepada kita maupun orang lain.
Teruslah berpikir positif,
karena itulah yang harus dilakukan manusia ( "bangsa INDONESIA")
agar tidak terus terjadi peperangan antar suku, agama, dan provinsi.
Hehehe :)
11 Okt 2010
9 Okt 2010
09.10.10
roda kehidupan :)
sulitnya manusia untuk mengasihi.
apalagi semakin bertambahnya usia seseorang menuju kedewasaan,
mereka akan semakin individualis, karena terus mengenal dan mengetahui
berbagai macam hal dan paham dunia.
Aku sedih,
saat harus berada pada roda kehidupan di urutan bawah.
Saat aku jatuh dan mulai menyalahkan diriku sendiri.
Padahal, aku diciptakan untuk berperang melawan kehidupan duniawi...
"ooooh,
betapa susahnya hidup itu."
Kadang manusia lemah.
Ketika memikirkan kata-kata dalam tanda kutip itu.Maka dari itu,
sadari aja kalau manusia hidup di dunia itu untuk bertanding.
Bertanding, tapi dengan penuh kasih.
Langganan:
Komentar (Atom)